BANK PETANI, BELAJAR KE NEGERI CHINA
Prestasi fenomenal di sektor ekonomi kembali ditorehkan negeri China ketika salah satu lembaga keuangan negeri itu memecahkan rekor dunia melalui penjualan sahamnya di lantai bursa Hongkong. Jangan kaget dan heran ternyata lembaga keuangan itu adalah bank yang secara khusus menggarap para petani, yaitu Agricultural Bank of China (Agbank).
Bank ini akan menjadi bank ke empat milik pemerintah China yang melepas sahamnya ke publik, dan respon pasar sungguh luar biasa. Investor kelas kakap dari seluruh penjuru dunia berebut saham bank petani ini. Diperkirakan Agbank akan meraup dana 23,2 miliar dolar AS atau senilai Rp. 193,2 triliun rupiah.
Agbank didirikan pada tahun 1951 ketika China masih di bawah kekuasaan Mao Zedong. Sejak awal bank ini memang dirancang untuk memfasilitasi pendanaan masyarakat pedesaan terutama petani. Namun dalam perjalanannya bank ini sempat hampir bangkrut karena salah urus, korupsi dan terbebani pinjaman macet.
Namun sejak tahun 1980 pemerintah China melakukan perombakan manajemen dan pembaharuan kinerja bank tersebut. Dua orang manager bank yang terlibat kasus pencurian dan penggelapan dihukum mati. Pada tahun 2009 sebuah perusahaan investasi milik pemerintah bernama Central Huijin menyuntikkan dana sebesar 19 miliar dolar untuk menutup kredit macet bank.
Sejak itu prestasi bank petani ini terus meroket dan berubah menjadi lembaga keuangan kuat dan mengglobal. Kini Agbank memiliki 24.000 kantor cabang di seluruh China dengan 441.200 orang karyawan dan 320 juta nasabah. Total asset bank ini mencapai 9,5 triliun Yuan (satu dolar AS setara 6,7865 Yuan) dan pada kuartal pertama tahun ini diperkirakan laba total akan mencapai 25 miliar Yuan.
Selain potensi pasar yang sangat besar dan kekuatan modal yang kuat, para investor sangat tertarik membeli saham bank ini karena alasan rendahnya kredit bermasalah di kalangan petani yang menjadi nasabah utama bank ini.
Sengaja tulisan ini agak rinci mengemukakan angka-angka Agbank dengan harapan menggugah dan memberi inspirasi pada kita semua untuk segera mewujudkan mimpi memiliki bank petani. China telah membuktikan mampu membangun kekuatan sektor pertanian dengan dukungan bank petani yang kuat, kita tentu juga bisa kalau mau dan sungguh-sungguh berusaha mewujudkannya. Potensi sektor pertanian kita jelas tidak diragukan, jumlah petani juga sangat banyak dan prospek bisnis sektor pertanian juga sangat menjanjikan. Semua ini tentu bisa menjadi modal untuk membangun bank petani sekuat Agbank.
Kapan kita bisa mewujudkannya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar