MPTA
(MIKROBA POSITIF TANAH DAN AIR)
UNTUK KOMODITAS :(MIKROBA POSITIF TANAH DAN AIR)
• PERTANIAN
• PERKEBUNAN
• PETERNAKAN
• PERIKANAN
• LINGKUNGAN
MENGAPA HARUS
MPTA(MIKROBA POSITIF TANAH DAN AIR) ?
MPTA(MIKROBA POSITIF TANAH DAN AIR) ?
Dengan memanfaatkan bakteri-bakteri menguntungkan di alam ini, seperti Lactobacillus, Actinomycetes, Fotosintesis, dan peragian yang dibiakkan secara bersama-sama dalam satu media tertentu, sekaligus medianya mengandung unsur-unsur makro dan unsur mikro alamiah, dan apabila diaplikasikan pada tanah akan menyuburkan tanah dan memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologis tanah dan secara otomatis memacu pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman.
Tanah sebagai media tumbuhnya tanaman pada dasarnya mengandung berbagai unsur hara , baik makro maupun mikro namun pengolahan terus menerus menyebabkan ketersediaan unsur hara dalam tanah semakin berkurang, sehingga mutlak harus ditambah, baik pupuk organik maupun pupuk anorganik. Namun dewasa ini disadari pemakaian pupuk anorganik yang berkelebihan ternyata merusak tanah, dimana tanah menjadi liat dan kaku, bakteri-bakteri yang menguntungkan sebagian besar mati akibat aplikasi pupuk kimia dan pestisida, sehingga tanah tidak bisa lagi berproduksi maksimal dan kualitas produksinya sangat rendah. Dan hal lain yang sangat membahayakan ummat manusia, yaitu pemakaian pupuk kimia dan pestisida yang berkelebihan dapat meresap kedalam tanaman dan apabila kita menkomsumsinya secara tidak langsung kita sudah mengkomsumsi zat racun dalam tubuh. Dan anda bisa membayangkan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan manusia. Olehnya itu dari permasalahan ini kami menciptakan suatu teknologi alternatif yang dapat mengembalikan kesuburan tanah secara alamiah, yaitu MPTA (Mikroba Positif Tanah dan Air). MPTA ini dapat mengurai bahan-bahan organik menjadi senyawa-senyawa organik yang sangat dibutuhkan oleh tanah dan tanaman dalam peningkatan produksinya baik kuantitas maupun kualitasnya.
Jadi teknologi MPTA bukan pengganti pupuk konvensional yang sudah ada, melainkan sebagai alternatif agar ketergantungan petani terhadap pupuk kimia dapat dikurangi, sekaligus penyelamatan alam ini dapat berlanjut, dan tetap kita wariskan terhadap anak cucu kita tanah yang produktif dan alamiah guna kehidupannya di masa akan datang.
Semoga bermanfaat,
Sumber : CV. Naufal Pratama, Contact person : 081355166672)
Tanah sebagai media tumbuhnya tanaman pada dasarnya mengandung berbagai unsur hara , baik makro maupun mikro namun pengolahan terus menerus menyebabkan ketersediaan unsur hara dalam tanah semakin berkurang, sehingga mutlak harus ditambah, baik pupuk organik maupun pupuk anorganik. Namun dewasa ini disadari pemakaian pupuk anorganik yang berkelebihan ternyata merusak tanah, dimana tanah menjadi liat dan kaku, bakteri-bakteri yang menguntungkan sebagian besar mati akibat aplikasi pupuk kimia dan pestisida, sehingga tanah tidak bisa lagi berproduksi maksimal dan kualitas produksinya sangat rendah. Dan hal lain yang sangat membahayakan ummat manusia, yaitu pemakaian pupuk kimia dan pestisida yang berkelebihan dapat meresap kedalam tanaman dan apabila kita menkomsumsinya secara tidak langsung kita sudah mengkomsumsi zat racun dalam tubuh. Dan anda bisa membayangkan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan manusia. Olehnya itu dari permasalahan ini kami menciptakan suatu teknologi alternatif yang dapat mengembalikan kesuburan tanah secara alamiah, yaitu MPTA (Mikroba Positif Tanah dan Air). MPTA ini dapat mengurai bahan-bahan organik menjadi senyawa-senyawa organik yang sangat dibutuhkan oleh tanah dan tanaman dalam peningkatan produksinya baik kuantitas maupun kualitasnya.
Jadi teknologi MPTA bukan pengganti pupuk konvensional yang sudah ada, melainkan sebagai alternatif agar ketergantungan petani terhadap pupuk kimia dapat dikurangi, sekaligus penyelamatan alam ini dapat berlanjut, dan tetap kita wariskan terhadap anak cucu kita tanah yang produktif dan alamiah guna kehidupannya di masa akan datang.
Semoga bermanfaat,
Sumber : CV. Naufal Pratama, Contact person : 081355166672)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar